Hai, Anan. Kamu apa kabar? Udah lama banget sejak terakhir kali kita ketemu awal juni lalu. Rindu? Kamu masih nanya soal rindu? Hujan diluaran sana juga tau jawabannya. Apa menurutmu mudah harus bener-bener memendam rasa dan bahkan harus mengakhirinya meski belum memulai? Apa menurutmu mudah menerima pengabaian yang terang-terangan dan bahkan kau memutuskan pertemanan ini begitu saja?
Harusnya ini bulan ke sembilan sejak perkenalan kita. Tapi rupanya kau tak ingin sekedar berteman denganku.
Bagiku, kau benar-benar sudah hilang ditelan bumi. Kau sudah tak lagi jadi sosok yang ingin kuperjuangkan. Meski sesungguhnya ingin ku perjuangkan.
Hidup harus terus berjalan dengan atau tanpamu. Jika suatu saat nanti ada kesempatan untuk dipertemukan lagi, kuharap kau tak pernah lupa bahwa kau pernah mengenalku, pernah berbagi tawa, pernah melakukan keseruan, apapun itu kuharap kau mengingatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar