halo kamu apa kabar?
ah, aku tidak ingin mengingatmu lebih dalam lagi, rasanya kali ini aku terlalu kecewa denganmu, dengan alasan yang tak perlu ku sebutkan, yang jelas InsyaAllah setidaknya mulai hari ini aku akan move on dari kamu, dan aku berharap kamu gak datang dan pergi sesuka hatimu, aku benar-benar tidak ingin mengharapkanmu lagi, saat aku sudah hampir berhasil move on tiba-tiba kamu selalu datang lagi dan membuatku nyaman kembali, tapi lagi-lagi aku harus menelan pil pahit saat tiba-tiba juga kamu pergi tanpa alasan, berhari-hari tanpa kabar.
aku bener-bener bertekad aku bisa hanya menganggapmu biasa saja tanpa membawa perasaan dalam setiap obrolan. karena aku tahu semua ini hanya akan menjadi failed dream, aku tahu sekarang ini kamu sudah dengan dia, dia yang membuatmu nyaman, dia yang menjadi pilihanmu, dia salah satu teman sekelasku sewaktu SMA dulu, pada awalnya aku tidak menyangka, ini pun juga hanya pra duga tak bersalahku, yang jelas, kamu sudah miliknya, semoga bahagia, begitupun aku, aku akan bahagia dengan orang yang memilihku nantinya, aku percaya bahwa dicintai jelas lebih indah daripada mencintai, apalagi mencintai orang yang tidak tepat, tidak tepat bukan berarti kamu tidak baik, tetapi dalam hal ini semua itu tidak memungkinkan. ini soal perasaan dan hati yang siapapun tak pernah bisa memaksakan. sekalipun dipaksakan pada akhirnya akan berbuah menyakitkan, mengecewakan.
aku tidak ingin perasaan yang tak terbalas ini akan semakin dalam. karena dilepaskan sekarang atau nanti rasanya akan sama-sama menyakitkan, bukan?