Hai Anan, long time no see. Kamu masih sama, kamu masih ganteng. Ah sorry, aku gagal, aku gagal mempertahankan pilihanku, aku gagal membulatkan tekad untuj tak lagi mempedulikanmu, maaf, aku bukannya ingin menyalahkanmu, ini bukan salahmu, kamu berhak kok kayak gt, mungkin aku cuma gak siao harus seperti ini, aku terlalu pengecut untuk mengakui kalo aku emang belum sepenuhnya melupakanmu, bagaimana bisa aku melupakanmu begitu cepat? Bagaimana bisa aku bersikap biasa saja sedangkan dalam hati ini beda?
Aku pikir aku sanggup, aku pikir aku bisa bertahan, nyatanya aku tidak bisa, aku akan tetap berusaha Anan, sesulit apapun itu aku harus berusaha, ini kan salah aku, benar katamu 'siapa suruh suka sama aku?'
Iya emang gak ada yang salah dari perkataanmu,.emang aku yang salah, hari ini aku bener-bener kecewa dengan sebuah pernyataan darimu, entah sengaja atau tidak aku mendengarnya dengan jelas, ini soal pengabaian
Sekali lagi, aku gagal menahan tangis didepanmu, aku gagal membuang rasaku, aku gagal bersikap biasa aja, aku gagal Anan~ maaf
Enaak ya jadi kamu, bisa ketawa lepas gt, aku? Aku mana bisa, buat pura2 aja butuh banyak usaha.
Aku pikir aku sanggup, aku pikir aku bisa bertahan, nyatanya aku tidak bisa, aku akan tetap berusaha Anan, sesulit apapun itu aku harus berusaha, ini kan salah aku, benar katamu 'siapa suruh suka sama aku?'
Iya emang gak ada yang salah dari perkataanmu,.emang aku yang salah, hari ini aku bener-bener kecewa dengan sebuah pernyataan darimu, entah sengaja atau tidak aku mendengarnya dengan jelas, ini soal pengabaian
Sekali lagi, aku gagal menahan tangis didepanmu, aku gagal membuang rasaku, aku gagal bersikap biasa aja, aku gagal Anan~ maaf
Enaak ya jadi kamu, bisa ketawa lepas gt, aku? Aku mana bisa, buat pura2 aja butuh banyak usaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar