29 Apr. 14
Entah, iya entah kenapa aku
merasa sedih sesedihnya, saat ku tanya hatiku, ia bahkan hanya membisu tanpa
memberiku kepastian apa yang membuatku merasa sesakit ini, jelas aku sadar, aku
tau betul kalau penyebabnya itu kamu, yang gak pernah aku tau adalah kenapa
setiap kali kamu muncul lalu menghilang rasanya sesakit ini, rasanya ada yang
kurang
Ya, jadi sebenarnya aku tau
alasannya, hanya saja aku tak ingin menjadikanmu alasan, aku tau betul ini sama
sekali bukan salahmu, bukan kemauanmu, tapi ini salahku, iya salahku karna gak
pernah bisa membuangmu jauh-jauh dari sini (baca:hati)
Meskipun sekedar menyapaku itu
hal sepele buatmu tapi tidak bagiku, bahkan saat terakhir kali bbm mu bilang
kalau kesepian dan minta ditemenin itu bukan hal sepele buatku, setidaknya kamu
masih ingat aku, meskipun saat aku menyadari bahwa kesepian adalah alasannya itu
rasanya sakit, sakit banget. Aku bisa apa ketika itu menyakitkan tetapi aku
sendiri menikmatinya, bahkan menyukainya.
Kamu, tetaplah seperti ini,
jangan berubah, hanya tetap menyakitiku agar aku tak pernah melupakanmu, agar
aku tak pernah melupakan rasa sakit ini, agar aku tak lupa rasanya sakit hati,
rasanya.....
Siapa bilang kamu harus selalu
ada buat aku? Gak kok, cukup sesekali menyapa agar aku masih ingat bahwa kita
saling mengenal, bahwa kita pernah bertegur sapa, setidaknya dalam dunia maya,
setidaknya dalam dunia khayal, khayalku tepatnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar